Kamis, 03 September 2015

Rahasia seorang Ayah yang jarang diketahui Anak - anaknya 😦

Mungkin ibu lebih kerap menelpon untuk menanyakan keadaanku setiap hari, tapi apakah aku tahu, bahwa sebenarnya ayahlah yang mengingatkan ibu untuk meneleponku?

Semasa kecil, ibukulah yang lebih sering menggendongku. Tapi apakah aku tau bahwa ketika ayah pulang bekerja dengan wajah yang letih ayahlah yang selalu menanyakan apa yang aku lakukan seharian, walau beliau tak bertanya langsung kepadaku karena saking letihnya mencari nafkah dan melihatku terlelap dalam tidur nyenyakku. 

Saat aku sakit demam, ayah membentakku “Sudah diberitahu, Jangan minum es!” Lantas aku merengut menjauhi ayahku dan menangis didepan ibu. 

Tapi apakah aku tahu bahwa ayahlah yang risau dengan keadaanku, sampai beliau hanya bisa menggigit bibir menahan kesakitanku. 

Ketika aku remaja, aku meminta izin untuk keluar malam. Ayah dengan tegas berkata “Tidak boleh! ”Sadarkah aku, bahwa ayahku hanya ingin menjaga aku, beliau lebih tahu dunia luar, dibandingkan aku bahkan ibuku? 

Karena bagi ayah, aku adalah sesuatu yang sangat berharga. Saat aku sudah dipercayai olehnya, ayah pun melonggarkan peraturannya. 

Maka kadang aku melanggar kepercayaannya. Ayahlah yang setia menunggu aku diruang tamu dengan rasa sangat risau, bahkan sampai menyuruh ibu untuk mengontak beberapa temannya untuk menanyakan keadaanku, ”dimana, dan sedang apa aku diluar sana.” 

Setelah aku dewasa, walau ibu yang mengantar aku ke sekolah untuk belajar, tapi tahukah aku, bahwa ayahlah yang berkata: Ibu, temanilah anakmu, aku pergi mencari nafkah dulu buat kita bersama. 

Disaat aku merengek memerlukan ini – itu, untuk keperluan kuliahku, ayah hanya mengerutkan dahi, tanpa menolak, beliau memenuhinya, dan cuma berpikir, kemana aku harus mencari uang tambahan, padahal gajiku pas-pasan dan sudah tidak ada lagi tempat untuk meminjam. 

Saat aku berjaya. Ayah adalah orang pertama yang berdiri dan bertepuk tangan untukku. Ayahlah yang mengabari sanak saudara, ”anakku sekarang sukses.” Walau kadang aku cuma bisa membelikan baju koko itu pun cuma setahun sekali. Ayah akan tersenyum dengan bangga. 

Dalam sujudnya ayah juga tidak kalah dengan doanya ibu, cuma bedanya ayah simpan doa itu dalam hatinya. Sampai ketika nanti aku menemukan jodohku, ayahku akan sangat berhati – hati mengizinkannya. 

Dan akhirnya, saat ayah melihatku duduk diatas pelaminan bersama pasanganku, ayahpun tersenyum bahagia. Lantas pernahkah aku memergoki, bahwa ayah sempat pergi ke belakang dan menangis? Ayah menangis karena ayah sangat bahagia. Dan beliau pun berdoa, “Ya Alloh, tugasku telah selesai dengan baik. Bahagiakanlah putra putri kecilku yang manis bersama pasangannya. 

”Pesan ibu ke anak untuk seorang Ayah” 

Anakku.. 

Memang ayah tidak mengandungmu,
tapi darahnya mengalir di darahmu, namanya melekat dinamamu …
Memang ayah tak melahirkanmu,
Memang ayah tak menyusuimu,
tapi dari keringatnyalah setiap tetesan yang menjadi air susumu … 

Nak.. 

Ayah memang tak menjagaimu setiap saat,
tapi tahukah kau dalam do’anya selalu ada namamu disebutnya …
Tangisan ayah mungkin tak pernah kau dengar karena dia ingin terlihat kuat agar kau tak ragu untuk berlindung di lengannya dan dadanya ketika kau merasa tak aman… 

Pelukan ayahmu mungkin tak sehangat dan seerat bunda, karena kecintaanya dia takut tak sanggup melepaskanmu…
Dia ingin kau mandiri, agar ketika kami tiada kau sanggup menghadapi semua sendiri.. 

Bunda hanya ingin kau tahu nak..
bahwa…
Cinta ayah kepadamu sama besarnya dengan cinta bunda..
Anakku…
Jadi didirinya juga terdapat surga bagimu… Maka hormati dan sayangi ayahmu. 

THANKS DAD

Rabu, 07 Januari 2015

muaammar za panduan belajar qiraah (HQ)

Berbagi itu Indah: goyang dumang, lucu tingkah anak kecil

Berbagi itu Indah: goyang dumang, lucu tingkah anak kecil

goyang dumang, lucu tingkah anak kecil


Liburan kuliah ?? Yuk kerja....!!!

Sebentar lagi liburan nih, entah liburan semesteran buat yang kuliah ataupun liburan sekolah. Liburan yang cukup panjang yang biasanya ada di bulan januari sampe maret tiap tahunnya. Kebanyakan dari kita, mahasiswa dan pelajar sudah bingung mau melakukan kegiatan apa di liburan yang cukup panjang ini, tiap tahun yang dikerjakan selama liburan selalu sama seperti tahun-tahun sebelumnya Entah jalan-jalan ke mall , nonton, baca, buka sosmed untuk mengintip kehidupan orang lain , dan yang paling umum tidur sepanjang hari. Dan akhirnya waktu liburanpun terhabiskan begitu saja tanpa hasil yang berguna seperti tahun-tahun kemarin.
Pernah terpikir untuk mulai bekerja kecil-kecilan ?
Banyak macam kerja sambilan yang dilakukan oleh anak muda mulai sejak dini. Kita bisa memulainya dengan jualan kecil-kecilan. Kita bisa berjualan dengan menggunakan modal yang cukup besar ataupun menggunakan modal sedikit dengan mengambil untung. Jika menggunakan modal sendiri, biasanya dengan cara membeli putus ,baik untuk berjualan baju,kue,mainan , atau pernak pernik unik. Barang dagangan yang kita punya, bisa kita jual di toko, ataupun jual secara online seperti yang sekarang ini sedang populer.Terlebih untuk yang hanya memiliki modal sedikit, bisa mencoba untuk menjadi reseller dari para supplier dan berjualan secara online. Tetapi tetap perlu berhati-hati,masih banyak customer nakal yang memesan barang kemudian membatalkan begitu saja. Kita harus pintar dalam menghadapi customer seperti ini.
Kita juga dapa bekerja sambilan sebagai guru bimbingan belajar atau les. Sebagai guru les, modal yang kita keluarkan tidak banyak, yang menjadi kunci utama adalah kesabaran dan kemampuan dalam menguasai mata pelajaran sekolah. Biasanya terdapat pilihan untuk menjadi guru les,yaitu guru les sendiri ataupun ikut bergabung dengan lembaga yang menyediakan jasa les untuk anak-anak sekolah. Secara umum,ada dua macam les yang biasa disediakan, yaitu les private dan les umum. Les private adalah ketika guru (kita) yang datang ke rumah muridnya untuk memberikan bimbingan belajar,dan hanya diikuti satu ataupun dua orang murid. Berbeda dengan les umum ,Semua murid berkumpul bersama untuk mendapat bimbingan belajar di tempat bimbel tersebut.
Pilihan lain yang dapat dicoba adalah bekerja part time di cafe, restoran ataupun tempat kumpul anak muda. Untuk para pria, umumnya lebih memilih kerjaan sambilan seperti ini. Untuk kerja part time di café dan tempat nongkrong ,umumnya akan lebih menyita waktu dibanding kerja sambilan yang lain. Akan tetapi , bekerja part time di tempat hangout memiliki pendapatan yang tetap. Karna dalam bekerja part time,memiliki sistem gaji bulanan yang telah tetap tiap bulannya kecuali jika memiliki sistem kerja target dan potong gaji.
Yang terakhir yang sangat populer saat ini adalah bekerja sebagai SPG/ SPB. SPG atau SPG adalah sebuah profesi sebagai sales promosi untuk ditempatkan diberbagai tempat keramaian yang biasanya tidak terikat hanya pada satu perusahaan (freelance). Banyak anak muda yang saat ini mengikuti dunia sales promosi tersebut (umumnya wanita). Gaji yang didapat sebagai spg dan spb ini terbilang cukup besar untuk anak muda. Dalam 1 shift kerja biasanya bisa mendapatkan di atas angka seratus. Apalagi bagi mereka yang telah lama terjun dan memiliki banyak pengalaman di dunia spg dan spb. Semakin banyak pengalaman dan semakin banyak koneksi yang kita dapat, maka kesempatan untuk mendapatkan gaji yang lebih besar makin terbuka.
Dan masih banyak lagi pekerjaan bagi anak muda yang nantinya akan menghasilkan uang jika kita tekun berusaha dan kreatif. Dibanding dengan hanya di rumah dan bertopang dagu.
Hal penting lain yang perlu kita perhatikan untuk memperlancar kesuksesan dalam bekerja sambilan yang akan digeluti adalah ada baiknya mulai sejak dini,kita memperluas koneksi. Percaya atau tidak, koneksi memiliki peran yang sangat besar dalam dunia kerja. Koneksi dapat membantu kita dalam memperlancar urusan pekerjaan maupun mempermudah segala kegiatan kita nanti. Dengan adanya koneksi juga, kita dapat semakin memperluas pasar dan menjadi jaminan buat keberhasilan .
Dan yang tidak kalah penting untuk yang ingin memulai bekerja sambilan yaitu menabung. Mengapa? Sedikit ataupun banyak kita pasti membutuhkan uang dalam berbagai usaha yang kita geluti. Baik sebagai modal dalam usaha , maupun sebagai keperluan pribadi dalam proses mencari kerja, seperti ketika akan mengikuti interview kerja dan kita diharuskan untuk ke suatu daerah yang notabene cukup jauh dari rumah,dan kitapun pasti membutuhkan uang untuk biaya transportasi, bensin, makanan ataupun yang lainnya. Hal yang tergolong kecil, tetapi jika kita mampu mempersiapkan sendiri, maka akan melatih kita untuk dapat lebih mandiri .
Selain untuk menambah uang jajan ,dengan bekerja sambilan kita dapat lebih mengenal dunia luar, menambah pengalaman yang dapat menjadi bekal dalam menghadapi dunia kerja yang sesungguhnya. Saat kita sudah mulai merasakan susahnya bekeeja,maka kita pelan-pelan dapat mengatur keuangan sendiri agar tidak terlalu boros lagi. Orang tua pun akan bangga melihat perubahan anaknya yang mulai berpikira dewasa.
So, kenapa tidak dicoba dari sekarang? Let’s do it guys!

Keep Breathing, Keep Inspiring!